Menulis, sebuah passion yang dulu begitu erat mengikat diri saya, kini terasa semakin menjauh. Hampir sepuluh tahun lalu, saya masih mampu menulis cerpen untuk majalah Hai dan merangkai draft novel, meskipun terkadang hasilnya agak kikuk saat dibaca. Namun, ada satu naskah yang berhasil saya terbitkan, sebuah pencapaian yang saya anggap lumayan bagi seorang anak daerah seperti saya. Namun, setelah itu, semuanya berubah. Saya terbuai dengan kesuksesan kecil itu. Blog yang dulu rajin saya isi dengan tulisan-tulisan, kini terbengkalai begitu saja. Saya bahkan lupa kapan terakhir kali mengupdate blog. Ironisnya, saya sempat membuat beberapa blog lainnya yang akhirnya juga terlantar. Apa sebenarnya tujuan saya membuat semua itu? Ada hal lain yang ingin saya bagi, pengalaman saya membantu menulis skenario untuk berbagai acara di Indosiar. Saya masih ingat kebanggaan saat lagu tema serial "Kumenangis Membayangkan Betapa Kejamnya Dirimu" mengalun, meski kini itu hanya menjadi kenanga...